Bone Bolango – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Iloheluma, Kecamatan Suwawa, mengadakan kegiatan literasi di MTsS Wahdah Islamiyah Bone Bolango. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud pengabdian mahasiswa dalam mendorong budaya membaca sekaligus meningkatkan minat literasi di kalangan santri.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa KKN mendatangi perpustakaan keliling yang dikelola di lingkungan pesantren. Para santri diajak untuk membaca berbagai koleksi buku yang tersedia, kemudian diminta menyampaikan kesimpulan dari isi bacaan yang mereka pilih. Untuk menambah semangat, mahasiswa KKN juga memberikan hadiah khusus bagi santri yang mampu menyampaikan ringkasan dengan baik.
“Kegiatan ini bertujuan agar para santri bisa lebih dalam memahami isi bacaan, bukan hanya membaca sekilas. Literasi bukan sekadar mengenal huruf, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan menyerap ilmu dari buku,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Santri yang mengikuti kegiatan tampak antusias. Mereka berusaha memilih buku sesuai minat, kemudian menyampaikan pemahaman mereka di hadapan teman-teman lainnya. Momen ini tidak hanya melatih keberanian berbicara, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan membaca dengan penuh perhatian.
Pihak sekolah dan pesantren menyambut baik kegiatan literasi tersebut. Menurut salah satu guru MTsS Wahdah Islamiyah, kegiatan semacam ini sejalan dengan upaya sekolah dalam menumbuhkan budaya baca di lingkungan pendidikan.
Kegiatan literasi ini diharapkan bisa menjadi langkah awal yang memberi dampak berkelanjutan. Para mahasiswa KKN menegaskan bahwa literasi adalah bekal penting untuk membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan kritis. Mereka juga berharap, apa yang telah mereka lakukan bisa menginspirasi santri untuk semakin gemar membaca serta memanfaatkan perpustakaan sebagai jendela ilmu.
Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan pesantren, kegiatan literasi ini diharapkan mampu menjadi pemicu tumbuhnya budaya baca yang lebih kuat di Bone Bolango, khususnya di kalangan santri Wahdah Islamiyah.