السلام عليكم ورحمة الله وبركاته. Selamat Datang di Website Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah Bone Bolango - Madrasah Tsanawiyah Swasta Wahdah Islamiyah Bone Bolango - Madrasah Aliyah Swasta Wahdah Islamiyah Tilongkabila - Program Pendidikan Kader Ulama
62 853-4033-7182

Santri dan Seni: Merangkai Nilai Lewat Gambar

12 Juni 2025 Rahmat Pidu, S.Pd 501x

Di balik kehidupan santri yang identik dengan kitab dan jadwal padat di pesantren, tersimpan beragam bakat dan hobi yang menjadi pelipur lara sekaligus sarana mengekspresikan diri. Salah satunya adalah Yamin Abdul Latif, seorang santri yang memiliki hobi menggambar sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Yamin mulai tertarik dengan dunia seni menggambar ketika masih kecil. Di saat teman-temannya bermain di luar, ia lebih senang duduk dengan kertas dan pensil, mencoba meniru gambar-gambar yang ia lihat di buku atau lingkungan sekitarnya. "Awalnya cuma suka meniru gambar yang ada," ujar Yamin. Hobi ini terus berlanjut hingga ia masuk ke pesantren.

Di lingkungan pesantren, menggambar menjadi aktivitas pengisi waktu luang yang menenangkan bagi Yamin. "Biasanya saya menggambar saat hati sedang tidak enak, lagi tidak mood, atau saat merasa kurang senang," katanya dengan jujur. Bagi Yamin, menggambar bukan sekadar hobi, tetapi juga bentuk penyegaran jiwa — semacam refleksi hati yang membantunya merasa lebih ringan dan bahagia.

Orang tuanya pun mendukung penuh hobi tersebut. "Orang tua saya senang saya bisa menggambar," ujar Yamin. Ia pun berharap, suatu hari nanti, karya-karyanya bisa dikenal lebih luas. "Saya ingin seni menggambar ini bisa sampai ke dunia yang lebih besar," ungkapnya penuh harap.

Menariknya, Yamin mengembangkan kemampuan menggambarnya secara otodidak. Ia tidak pernah mengikuti kursus formal. Gaya menggambarnya pun sederhana: meniru apa yang ia lihat, tanpa banyak menambahkan imajinasi rumit. Meski begitu, setiap goresannya mengandung ketulusan dan kejujuran khas seorang santri yang tumbuh dalam lingkungan religius dan penuh nilai-nilai spiritual.

Bagi Yamin, menggambar hanyalah satu dari sekian banyak hobi. Namun, jelas bahwa di antara hobinya yang lain, menggambar memiliki tempat khusus di hatinya. Dalam setiap garis dan warna, ia merangkai rasa, menenun makna, dan memperlihatkan bahwa seni dan pesantren bisa berjalan berdampingan. 

Bagikan   


© 2026 ❤️ Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah Bone Bolango
Privacy Policy , Terms & Conditions